SEMARANG – Komitmen berkelanjutan dalam memberdayakan ekonomi lokal kembali ditunjukkan oleh PLN Unit Pelaksana Pengatur Beban (UP2B) Jawa Tengah & DIY. Kali ini, PLN menyalurkan bantuan strategis melalui program “Petir” (Peningkatan Kompetensi Pengelolaan Wisata Candirejo). Program ini menyasar Desa Wisata (Deswita) Pesona Garda yang terletak di Dusun Dawung, Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang.
Bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) tersebut difokuskan pada pengembangan fasilitas penunjang kawasan wisata. Kehadiran infrastruktur yang lebih baik diharapkan mampu mendongkrak kenyamanan para pengunjung.
Manajer PLN UP2B Jawa Tengah & DIY, Rahmat Hidayat, menjelaskan bahwa dukungan ini merupakan langkah awal yang nyata. Pihaknya berkomitmen untuk tidak hanya berhenti pada bantuan tahap pertama saja.
“Bantuan memang tidak banyak namun diharapkan bisa membantu untuk pengembangan fasilitas agar lebih baik lagi, dan masyarakat setempat juga bertambah nyaman. Bantuan tidak hanya tahap satu namun ke depan akan ada bantuan lagi,” jelas Rahmat, Jumat (22/5/2026).
Rahmat juga mengapresiasi kegigihan pengelola destinasi Wisata Candirejo ini. Berawal dari swadaya masyarakat dan merintis dari nol, objek wisata berbasis alam tersebut kini berhasil tumbuh menjadi magnet pariwisata daerah. PLN hadir untuk mendorong potensi tersebut agar semakin besar dan mandiri.
Dukungan fasilitas dari PLN ini dinilai sangat tepat waktu dan strategis. Pasalnya, kawasan pariwisata di Desa Wisata Candirejo ini telah dipilih sebagai lokasi pertandingan cabang olahraga (cabor) arung jeram pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026.
Masuknya agenda olahraga tingkat provinsi ini diprediksi akan mendatangkan ratusan atlet dan wisatawan dari berbagai daerah. Momentum emas tersebut tentu akan menjadi penggerak roda ekonomi masyarakat sekitar secara masif.
Ketua Pokdarwis Pesona Garda, Muhammad Zamroni, mengungkapkan rasa syukurnya atas kepedulian yang diberikan oleh PLN UP2B Jawa Tengah & DIY. Bantuan ini dinilai sebagai dorongan moral yang besar bagi para pengelola.
“Alhamdulillah bantuan ini merupakan amunisi baru untuk kami saat semangat kami lemah,” kata Zamroni.
Zamroni menambahkan bahwa perjalanan merintis destinasi Wisata Candirejo ini penuh dengan tantangan dan perjuangan panjang. Namun, kerja keras tersebut kini membuahkan hasil. Saat ini, lokasi tersebut telah berkembang pesat menjadi tempat rafting nomor satu di Kabupaten Semarang. Pengelola pun optimis dan menargetkan pada tahun 2028 nanti, kawasan ini mampu sejajar dengan objek wisata besar lainnya di Kabupaten Semarang.
chat informasi seputar Pesona Garda